Kemenag Balikpapan Bekali 176 Calon Peserta PPG PAI
Balikpapan, 28 Agustus 2025 —
Aula SDN 001 Balikpapan Tengah, Jalan Jenderal A. Yani RT 20 No. 07, Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, pada Kamis pagi dipenuhi suasana khidmat sekaligus penuh semangat. Sebanyak 176 calon guru Pendidikan Agama Islam (PAI) berkumpul dalam rangkaian acara Pembekalan Calon Peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) PAI yang diselenggarakan oleh Seksi PAI Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan.
Acara ini menjadi momen penting bagi para calon pendidik, karena akan menentukan kesiapan mereka sebelum terjun ke tahapan PPG yang dijadwalkan berlangsung mulai 1 September hingga 26 Oktober 2025.
Pesan Kebersamaan dari Kemenag
Hadir dalam acara ini, Kasi PAI Kemenag Balikpapan, Drs. H. Sartono, MM.CHt, bersama jajaran pengawas PAI, staf Seksi PAI, serta Kepala SDN 001 Balikpapan Tengah. Dalam sambutannya, Sartono menekankan pentingnya sikap saling mendukung di antara sesama calon guru.
“Para guru harus senantiasa saling menolong dalam kebaikan, berani menghadapi tantangan, dan mendukung satu sama lain. Dengan kebersamaan, insyaallah kita mampu melewati proses PPG dengan baik,” pesannya disambut tepuk tangan meriah peserta.
Ia menambahkan, profesi guru agama bukan sekadar pekerjaan, melainkan amanah besar untuk mendidik generasi muda agar berakhlak mulia, berilmu, dan beriman.
Pembekalan Teknis: Dari SIAGA hingga Rekening Kolektif
Selain motivasi, kegiatan ini juga diisi dengan penjelasan teknis yang sangat krusial. Peserta mendapatkan arahan terkait pengunggahan berkas administrasi melalui aplikasi SIAGA, mekanisme pengelolaan rekening kolektif, hingga pembaruan data kepegawaian.
Materi ini disampaikan secara rinci agar para calon guru tidak menemui kendala teknis ketika proses sertifikasi berjalan. “Kami ingin memastikan bahwa semua peserta benar-benar siap, baik secara administratif maupun mental. Jangan sampai ada yang tertunda hanya karena kelalaian kecil,” ungkap salah satu staf Seksi PAI.
Tunjangan Profesi Jadi Sorotan
Topik lain yang paling ditunggu adalah mengenai tunjangan profesi guru. Disampaikan bahwa jika sertifikat PPG berhasil terbit sebelum 31 Desember 2025, maka pembayaran tunjangan profesi dapat segera dilakukan mulai Januari 2026.
Namun, apabila sertifikat baru terbit setelah tanggal tersebut, maka pencairan tunjangan harus menunggu hingga Januari 2027. Penjelasan ini disimak serius oleh peserta, karena menyangkut kesejahteraan guru yang selama ini menjadi perhatian utama.
Testimoni Peserta: Antara Harapan dan Tantangan
Salah satu calon peserta, Nurul Hidayah, mengaku pembekalan ini sangat membantu. “Kami jadi lebih jelas apa saja yang harus disiapkan. Tidak hanya teknis, tapi juga mental. Jujur ada rasa tegang, tapi motivasi dari para pembimbing membuat kami lebih percaya diri,” ujarnya.
Sementara itu, Ahmad Rizky, peserta lainnya, menilai bahwa PPG merupakan kesempatan emas. “Dengan sertifikasi, kami bukan hanya mendapatkan pengakuan profesi, tetapi juga bisa lebih fokus meningkatkan kualitas pembelajaran agama di sekolah masing-masing,” katanya.
Dampak PPG bagi Pendidikan Islam
PPG PAI diharapkan tidak hanya menghasilkan guru yang memiliki kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam sikap dan perilaku. Menurut para pengawas PAI, kualitas pembelajaran agama di sekolah sangat dipengaruhi oleh keteladanan guru.
Dengan sertifikasi ini, guru PAI di Balikpapan diharapkan lebih percaya diri dalam mengajar, mendapatkan kesejahteraan yang layak, serta mampu menghadirkan inovasi dalam metode pembelajaran.
Komitmen Kemenag Balikpapan
Kegiatan pembekalan ini sekaligus menegaskan komitmen Kemenag Balikpapan dalam meningkatkan mutu guru agama. Menurut Sartono, program PPG adalah salah satu bentuk keseriusan pemerintah dalam menyiapkan SDM pendidik yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing tinggi.
“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Dengan pembekalan yang baik, kami berharap mereka bisa menjadi agen perubahan di sekolah masing-masing,” tutupnya.
Penutup
Acara berakhir menjelang siang dengan doa bersama dan semangat baru yang terpancar dari wajah para peserta. Dengan pembekalan ini, para calon guru PAI bukan hanya dipersiapkan menghadapi ujian sertifikasi, tetapi juga dipantapkan untuk menjalankan peran besar mereka dalam membimbing generasi penerus bangsa.
Kesiapan, profesionalitas, dan dedikasi yang ditunjukkan diharapkan mampu menjadi modal kuat dalam membangun pendidikan agama Islam yang berkualitas di Kota Balikpapan.
Penulis: Ucupo

0 Komentar