![]() |
| Kepala sekolah beserta pemateri dan murid baru SDN 001 Balikpapan Tengah sedang berfoto kegiatan Cinta, Bangga, Paham Rupiah |
SDN 001 Balikpapan Tengah Gelar MPLS dengan Materi CBP: Cinta, Bangga, Paham Rupiah
Balikpapan, 18 Juli 2025 — SDN 001 Balikpapan Tengah sukses melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 18 Juli 2025, pukul 08.00 WITA di halaman sekolah yang beralamat di Jl. A. Yani RT 20 No. 07, Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan.
MPLS: Langkah Awal Menyambut Dunia Sekolah
MPLS merupakan program tahunan yang wajib diikuti oleh seluruh siswa baru pada jenjang pendidikan dasar. Tujuannya adalah membantu peserta didik mengenal lingkungan sekolah, menumbuhkan semangat belajar, serta memperkenalkan nilai-nilai karakter yang akan membentuk dasar kehidupan mereka di sekolah.
Di SDN 001 Balikpapan Tengah, MPLS selalu dikemas dengan suasana ramah, mendidik, dan menyenangkan. Tahun ini, sekolah mengusung tema “CBP: Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah”, bekerja sama dengan pihak Bank Indonesia.
Sinergi Sekolah dan Bank Indonesia
Materi CBP dipilih sebagai bentuk edukasi literasi keuangan sejak dini. Dengan mengenalkan rupiah sebagai mata uang kebangsaan, sekolah berharap siswa dapat memahami bahwa setiap lembar rupiah bukan sekadar alat tukar, tetapi juga simbol kedaulatan dan identitas bangsa.
Tujuan utama dari materi ini adalah:
-
Cinta Rupiah → mengenali dan menjaga keaslian rupiah.
-
Bangga Rupiah → menggunakan rupiah dalam setiap transaksi sebagai bentuk nasionalisme.
-
Paham Rupiah → memahami fungsi rupiah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari.
Rangkaian Acara
Kegiatan MPLS dibuka oleh Kepala Sekolah, Hj. Noor Masyitah, S.Pd., M.M., yang menyampaikan pesan hangat kepada para siswa baru. Beliau menekankan pentingnya disiplin, rasa hormat kepada guru, serta semangat belajar di lingkungan sekolah yang baru.
Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan dari Koordinator MPLS, Ibu Nur Jihad, S.Pd., yang menyampaikan bahwa kegiatan ini telah dipersiapkan dengan matang berkat kerja sama seluruh guru dan staf sekolah.
Selanjutnya, Ibu Yasmin Nur Fauziyah, S.Pd. bertindak sebagai pembawa acara, memandu jalannya kegiatan agar tetap tertib dan terarah.
Materi CBP Rupiah
Penyampaian materi dilakukan secara bergantian oleh tiga narasumber utama, yaitu:
-
Ibu Anggi Wulansari, S.Pd.
-
Ibu Farhatun Nisa, S.Pd.
-
Ibu Dewiyanti, S.Pd.
Ketiganya memberikan penjelasan interaktif tentang bagaimana rupiah digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari kegiatan sederhana seperti membeli jajanan di kantin, menabung di celengan, hingga memahami bahwa setiap rupiah memiliki nilai penting dalam perekonomian bangsa.
Materi disampaikan dengan metode bercerita, permainan edukatif, dan tanya jawab, sehingga siswa lebih mudah memahami isi pembelajaran.
Antusiasme Siswa Baru
Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap sesi. Beberapa siswa bahkan dengan berani mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan yang diberikan narasumber. Suasana menjadi semakin hidup ketika narasumber memberikan hadiah kecil berupa buku tulis dan alat tulis kepada siswa yang berhasil menjawab dengan benar.
Salah satu siswa baru, Alya (7 tahun), mengungkapkan rasa senangnya.
“Saya jadi tahu kalau rupiah harus dirawat dan tidak boleh dilipat atau dicoret-coret. Rupiah itu uang Indonesia, jadi kita harus bangga,” ujarnya polos namun penuh semangat.
Dukungan Orang Tua dan Guru
Tidak hanya siswa, para orang tua yang hadir mendampingi anak-anak juga merasa kegiatan MPLS tahun ini sangat bermanfaat. Mereka melihat materi CBP sebagai bekal penting agar anak-anak memahami literasi keuangan sejak dini, terutama dalam hal menghargai mata uang sendiri.
Para guru pun turut merasa terbantu. Dengan adanya materi ini, mereka bisa melanjutkan penguatan nilai CBP dalam keseharian belajar siswa, misalnya melalui praktik menabung di kelas atau membiasakan bertransaksi dengan uang rupiah secara benar.
Harapan dan Penutup
Di akhir kegiatan, Kepala Sekolah kembali mengingatkan bahwa MPLS bukan hanya perkenalan, melainkan langkah awal perjalanan panjang belajar di sekolah.
“Kami berharap anak-anak tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memahami nilai penting yang kita tanamkan hari ini: cinta tanah air melalui rupiah. Semoga ilmu ini terus melekat dan membentuk karakter mereka,” tutur Hj. Noor Masyitah.
Dengan semangat kebersamaan, MPLS 2025/2026 di SDN 001 Balikpapan Tengah berjalan lancar, khidmat, dan penuh makna. Seluruh pihak berharap, melalui materi CBP Rupiah, generasi muda Balikpapan akan tumbuh menjadi anak-anak yang cerdas, disiplin, dan memiliki rasa bangga terhadap bangsa Indonesia.
.jpeg)
0 Komentar