Balikpapan, 24 Mei 2025
– KKG PAI Balikpapan Tengah Gelar Pertemuan Rutin, Bahas Peningkatan Kompetensi dan Pembelajaran Digital
Balikpapan, 24 Mei 2025 — Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Dasar Kecamatan Balikpapan Tengah kembali menggelar pertemuan rutinnya pada Sabtu pagi di SDN 016 Balikpapan Tengah. Acara yang dimulai pukul 09.00 WITA ini mengusung agenda utama Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Keprofesian Guru PAI, ajang silaturahmi antarguru, serta sosialisasi pemanfaatan aplikasi digital CapCut dalam pembelajaran.
Suasana Pertemuan
Kegiatan diawali dengan pembacaan Ummul Qur’an yang dipimpin salah satu guru PAI, menambah nuansa religius dan khidmat. Hadir dalam pertemuan ini para guru PAI dari berbagai sekolah dasar se-Kecamatan Balikpapan Tengah, pengurus KKG, serta pengawas GPAI.
Kepala SDN 016 Balikpapan Tengah, Ibu Christina Fika Prasetya, selaku tuan rumah, memberikan sambutan hangat sekaligus permohonan maaf apabila terdapat kekurangan fasilitas selama kegiatan. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk tetap kompak dalam mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan di wilayah Balikpapan Tengah.
Evaluasi, Agenda, dan Rencana Kegiatan
Pertemuan ini dipimpin oleh Ketua KKG PAI Balikpapan Tengah, Bapak Mardi Hamsyah, S.Pd.I., M.Pd., yang menyoroti sejumlah agenda penting. Di antaranya adalah:
-
Evaluasi Sumatif Akhir Semester (SAS) Genap Tahun Ajaran 2024/2025. Guru-guru diajak merefleksikan pelaksanaan ujian, kesesuaian instrumen, serta tindak lanjut bagi siswa.
-
Rencana pelaksanaan kurban tahun 2025. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran praktis bagi siswa tentang nilai kepedulian sosial dan keikhlasan.
-
Persiapan Pentas PAI. Acara tahunan ini menjadi ajang unjuk bakat siswa dalam bidang keagamaan, sekaligus memperkuat nilai karakter Islami di sekolah dasar.
Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya disiplin, etos kerja, dan tanggung jawab guru PAI. Transparansi laporan keuangan KKG turut disampaikan untuk memastikan keterbukaan pengelolaan organisasi.
Motivasi untuk Guru PAI
Dalam sesi berikutnya, Bapak Syamsuddin, S.Ag., memberikan tausiah sekaligus motivasi kepada para guru. Menurutnya, guru PAI memiliki kelebihan tersendiri dibanding guru lain, karena selain mendidik, mereka juga mengajarkan nilai-nilai spiritual yang kelak menjadi amal jariyah.
“Mengajar PAI bukan hanya tugas profesional, tetapi juga ladang pahala. Mari kita jaga semangat, meski tantangan zaman semakin berat,” ujarnya penuh semangat.
Pembelajaran Digital dengan CapCut
Agenda berikutnya yang menarik perhatian peserta adalah sosialisasi pembelajaran digital menggunakan aplikasi CapCut, disampaikan oleh Bapak Lalu Zaenal Arifin, S.Pd.
Beliau memaparkan cara sederhana mengedit foto dan video agar pembelajaran lebih kreatif dan menarik di kelas. Guru-guru diperkenalkan pada fitur dasar, mulai dari memotong video, menambahkan teks, hingga memasukkan efek sederhana. Harapannya, guru PAI dapat memanfaatkan teknologi untuk membuat materi agama lebih interaktif dan mudah dipahami siswa.
“Saat ini, anak-anak sangat dekat dengan media digital. Kita sebagai guru perlu mengimbangi dengan menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan dunia mereka,” tutur Lalu Zaenal.
Apresiasi dan Penutup
Sebagai penutup, Pengawas GPAI Kecamatan Balikpapan Tengah, Ibu Erni Zuliati, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas antusiasme para guru dalam mengikuti kegiatan. Beliau menegaskan pentingnya pendampingan karir dan pengembangan keprofesian berkelanjutan bagi guru PAI.
Kegiatan ditutup dengan pembacaan hamdalah, sebagai ungkapan syukur atas kelancaran acara.
Harapan ke Depan
Pertemuan rutin KKG PAI ini bukan hanya menjadi wadah berbagi informasi, tetapi juga ruang untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kualitas keprofesian, serta menyesuaikan strategi pembelajaran dengan perkembangan zaman.
Dengan adanya kegiatan semacam ini, guru-guru PAI diharapkan semakin siap mendidik siswa, tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam iman, akhlak, dan karakter Islami.
Penulis: Ucupo

0 Komentar