Header Ads Widget

Bimtek Pembuatan Modul Canva dan Silaturahmi Guru


 

KKG PAI Balikpapan Tengah Gelar Bimtek Pembuatan Modul Canva dan Silaturahmi Guru

Balikpapan, 18 Januari 2025 – Semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme kembali ditunjukkan oleh para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Balikpapan Tengah. Melalui wadah Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI, mereka menggelar pertemuan rutin yang kali ini bertempat di SDN 030 Balikpapan Tengah. Acara yang berlangsung sejak pukul 08.30 WITA itu mengangkat dua agenda besar, yakni Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembuatan Modul Pembelajaran Berbasis Canva dan Silaturahmi Guru PAI se-Kecamatan Balikpapan Tengah.

Pembukaan yang Penuh Kekhidmatan

Kegiatan diawali dengan pembacaan Ummul Qur’an, yaitu Surah Al-Fatihah, yang dipimpin bersama-sama oleh peserta. Suasana hening dan khidmat menyelimuti ruang pertemuan, menghadirkan nuansa keberkahan sebelum acara inti dimulai.

Setelah itu, panitia mengumumkan susunan acara sekaligus menyambut kedatangan puluhan guru PAI dari berbagai sekolah dasar di wilayah Balikpapan Tengah. Antusiasme terlihat sejak awal, di mana para guru tampak membawa laptop dan gawai masing-masing sebagai bentuk kesiapan mengikuti sesi pelatihan.

Sambutan Ketua KKG PAI: Penguatan Kompetensi dan Etos Kerja

Dalam sambutannya, Ketua KKG PAI Kecamatan Balikpapan Tengah, Bapak Mardi Hamsyah, S.Pd.I., MM., menekankan pentingnya penguasaan teknologi digital dalam pembelajaran. Ia memperkenalkan pembuatan modul interaktif berbasis aplikasi Canva sebagai salah satu keterampilan yang kini wajib dikuasai guru, termasuk guru PAI.

Menurut beliau, modul yang dikembangkan tidak hanya sekadar berisi materi pelajaran, melainkan harus mencakup beberapa komponen penting, seperti:

  • Tujuan pembelajaran yang jelas.

  • Materi ajar yang disusun secara terstruktur.

  • Visualisasi menarik melalui presentasi grafis.

  • Evaluasi berupa post-test untuk mengukur pemahaman siswa.

“Guru PAI perlu bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Dengan Canva, kita bisa membuat modul pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan tentunya lebih menarik minat belajar siswa. Jangan sampai pembelajaran agama dianggap kaku atau monoton,” ujarnya penuh semangat.

Selain itu, beliau juga kembali mengingatkan tentang pentingnya menjaga etos kerja dan profesionalisme. Baik guru ASN maupun non-ASN diharapkan tetap menjunjung tinggi kedisiplinan, integritas, dan dedikasi dalam melaksanakan tugas mendidik generasi bangsa.

Antusiasme Guru: Belajar Sambil Berbagi

Sesi bimtek menjadi bagian paling menarik. Para guru tampak serius mengikuti arahan dan langkah-langkah pembuatan modul di Canva. Beberapa bahkan aktif bertanya dan berdiskusi, baik mengenai teknis penggunaan aplikasi maupun cara mengintegrasikan modul ke dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.

Guru-guru senior tidak kalah antusias dengan guru muda. Mereka berusaha memahami berbagai fitur Canva, mulai dari mendesain cover modul, menyusun slide presentasi, hingga menambahkan kuis interaktif. Suasana kelas pelatihan terasa hidup, penuh canda namun sarat dengan semangat belajar bersama.

“Awalnya saya kira Canva hanya untuk desain poster atau undangan, ternyata bisa juga untuk membuat modul pembelajaran yang rapi dan menarik,” ungkap salah satu guru peserta dengan penuh antusias.

Sambutan Pengawas PAI: Pesan Etika dan Integritas

Pengawas PAI Kecamatan Balikpapan Tengah, Ibu Erni Zuliati, S.Pd.I., berhalangan hadir karena ada agenda family gathering Gugus 2. Namun, beliau diwakili oleh Bapak Syamsuddin Al Hasan, S.Pd.I., yang menyampaikan sejumlah pesan penting kepada peserta.

Salah satu poin yang sangat ditekankan adalah larangan menerima parsel dari wali murid selama bulan Ramadan. Menurutnya, meski hal tersebut terlihat sederhana, namun berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan merusak netralitas guru.

“Guru adalah teladan. Integritas kita harus dijaga, jangan sampai tergadaikan hanya karena bingkisan atau hadiah. Ajarkan kepada siswa dan orang tua bahwa keikhlasan dalam mendidik jauh lebih bernilai daripada imbalan materi,” tegasnya.

Selain itu, beliau juga memberikan apresiasi kepada KKG PAI Balikpapan Tengah yang konsisten mengadakan pertemuan rutin, karena forum ini terbukti efektif mempererat ukhuwah sekaligus meningkatkan kompetensi para guru.

Penutupan dan Harapan Ke Depan

Setelah sesi materi dan diskusi selesai, kegiatan ditutup dengan pembacaan hamdalah sebagai ungkapan syukur. Para peserta terlihat puas dan termotivasi, bahkan beberapa guru langsung mencoba menyusun kerangka modul pembelajaran mereka sendiri.

Notulen kegiatan kemudian ditandatangani oleh:

  • Ketua KKG PAI: Mardi Hamsyah, S.Pd.I., MM. (NIP. 198204182009031006)

  • Sekretaris: Fadlan Yusuf, S.Pd. (NIPPPK. 199512252023211005)

  • Pengawas PAI: Erni Zuliati, S.Pd.I. (NIP. 196707201987042001)

Tindak Lanjut

Ada beberapa poin tindak lanjut dari pertemuan ini, di antaranya:

  1. Guru PAI diminta segera mempraktikkan pembuatan modul berbasis Canva dan menggunakannya dalam pembelajaran di sekolah masing-masing.

  2. Akan ada sosialisasi resmi terkait aturan larangan menerima parsel Ramadan, yang diperkuat melalui surat edaran.

  3. KKG PAI berencana mengadakan evaluasi hasil penggunaan modul Canva pada pertemuan berikutnya, untuk melihat sejauh mana guru mampu mengimplementasikan keterampilan baru ini.

Refleksi: Transformasi Digital dalam Pembelajaran PAI

Pertemuan ini membuktikan bahwa guru PAI tidak hanya fokus pada penguasaan materi keagamaan, tetapi juga siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Canva hanyalah salah satu contoh media yang dapat digunakan untuk memperkaya metode pembelajaran.

Dengan modul digital interaktif, siswa tidak hanya membaca teks atau mendengar ceramah, tetapi juga bisa terlibat aktif melalui tampilan visual yang menarik. Hal ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan terhadap pembelajaran agama yang menyenangkan, relevan, dan sesuai zaman.

Selain peningkatan kompetensi digital, pertemuan ini juga menguatkan kembali nilai-nilai integritas dan etika profesi yang menjadi dasar seorang pendidik. Perpaduan antara keterampilan modern dan sikap mulia inilah yang akan melahirkan guru PAI profesional sekaligus teladan bagi murid.

Penutup

Dengan berakhirnya kegiatan ini, KKG PAI Balikpapan Tengah semakin meneguhkan perannya sebagai wadah sinergi, pengembangan kompetensi, dan pembinaan karakter guru. Harapannya, semangat yang dibawa pulang dari pelatihan ini benar-benar dapat diterapkan di kelas, sehingga pembelajaran PAI di sekolah dasar makin berkualitas dan berdampak nyata bagi generasi muda.

Penulis: Ucupo

Posting Komentar

0 Komentar